Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Perbedaan Proses Akuntansi Secara Manual dan Menggunakan Software Akuntansi

 

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan dalam menjalankan proses akuntansi, yakni secara manual dan menggunakan software akuntansi. Salah satu proses akuntansi yang sering dilakukan adalah pembuatan laporan keuangan.

Pembuatan laporan keuangan sangat diperlukan bagi Anda yang menjalankan bisnis maupun perusahaan. Dengan membuat laporan keuangan, Anda dapat mengetahui bagaimana kondisi bisnis Anda saat ini.

Lantas apa sebenarnya perbedaan pembukuan keuangan secara manual dengan yang sudah menggunakan software? Simak pembahasannya berikut ini! 

 

Laporan Keuangan Secara Manual

Salah satu proses kuntansi yang sangat diperlukan dalam sebuah bisnis adalah membuat laporan keuangan. Untuk membuat sebuah laporan keuangan perusahaan, Anda dapat melakukannya secara manual. Pembuatan laporan keuangan secara manual adalah dengan mencatat pembukun di kertas atau buku pembukuan atau mencatat menggunakan Microsoft Excel maupun Spreadsheet Google dengan mengikuti siklus akuntansi yang ada.

Pembuatan laporan keuangan secara manual memerlukan waktu yang relatif lama dan tenaga yang cukup banyak. Hal ini kadang kala membuat pemilik usaha merasa kesulitan dalam menjalankan proses keuangan tersebut. Karena itulah, banyak pemilik bisnis akhirnya memilih untuk menggunakan jasa seorang akuntan untuk mengerjakan urusan pengelolaan keuangan.

Beberapa aktivitas dalam proses pembuatan laporan keuangan antara lain membuat invoice sendiri, menjadikannya sebagai jurnal, melakukan double entry secara manual, membuat buku besar, dan menyusun laporan keuangan secara manual. Selain itu, Anda perlu membuat laporan utang piutang dari setiap transaksi yang telah Anda terima. Anda juga perlu mencatat stok barang, harga pokok penjualan, hasil penjualan, dan keuntungan dari bisnis yang Anda jalankan. 

 

Laporan Keuangan dengan Menggunakan Software Akutansi

Seiring perkembangan teknologi seperti sekarang ini, proses pembuatan laporan keuangan dapat dilakukan dengan menggunakan software akuntansi. Accounting software dirasa sangat bermanfaat pada sebuah bisnis atau perusahan.

Dengan adanya software, Anda hanya perlu memasukkan transaksi keuangan yang terjadi dalam bisnis atupun perusahaan Anda. Setelah itu, software akan mengolah data-data tersebut secara otomatis. Hal ini tentu saja akan berdampak baik pada kinerja yang lebih efektif dan efisien. Sebab, Anda tidak perlu lagi melakukan penjurnalan, membuat buku besar, pengelolaan stok, ataupun pembuatan laporan keuangan secara manual.

Penggunaan accounting software juga memungkinkan Anda untuk mengakses dan memantau laporan keuangan tersebut kapan pun dan di mana saja Anda inginkan, bahkan hanya dari smartphone Anda. Fleksibilitas ini tentu saja menguntungkan bagi Anda yang punya kesibukan yang tinggi dalam menjalankan bisnis ataupun perusahaan.

Meski pembuatan laporan dapat dilakukan dengan menggunakan accounting software, namun software tetap saja tidak bisa menggantikan konsep pelaporan keuangan. Yang dapat digantikan adalah proses pengolahan datanya. Sebab, tujuan dari penggunaan accounting software adalah untuk membantu akuntan dalam membut laporan keuangan.

Itulah tadi perbedaan antara pembuatan laporan keungan secara dan menggunakan software akuntansi. Jika Anda adalah seorang pemilik bisnis, Anda dapat menggunakan accounting software untuk memudahkan proses pembuatan laporan keuangan perusahaan Anda. 

 

Posting Komentar untuk "Perbedaan Proses Akuntansi Secara Manual dan Menggunakan Software Akuntansi"

Subscribe via Email